Pertemuan Pengawasan Jenis Asing Invasif

Administrator 11 September 2017 329

Pertemuan Pengawasan Invasif Alian Species (IAS)/Jenis Asing Invasif (JAI)  diselenggarakan pada tanggal 7 – 8 September 2017 di Hotel Arch, Bogor. Peserta yang hadir dari LIPI, SEAMEO BIOTROP, Pusat Karantina Ikan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, CIVAS, Direktorat Kesehatan Hewan, Departemen Biologi FMIPA IPB, perwakilan dari BBKP Soekarno Hatta, BBKP Tanjung Priok, BUTMKP, BBUSKP, SKP Kelas I Bandung, BKP Kelas II Cilegon, Pejabat struktural dan fungsional lingkup Pusat Karantina  Hewan dan Keamanan Hayati Hewani.

Menurut CBD-UNEP, definisi Jenis asing invasif/alien invasive species adalah spesies yang diintroduksi baik secara sengaja maupun tidak sengaja dari luar habitat aslinya, yang mampu hidup dan bereproduksi pada habitat barunya, yang kemudian menjadi ancaman bagi biodiversitas, ekosistem, pertanian, sosial ekonomi maupun kesehatan manusia, pada tingkat ekosistem, individu maupun genetik. Mekanisme suatu jenis asing invasif menjadi invasif melalui 3 tahapan yaitu IAS memasuki ke dalam suatu habitat baru sebagai akibat dari aktivitas manusia maupun secara alami, bertahan hidup pada habitat baru dan kemudian berkembang-biak tanpa campur tangan manusia. Salah satu contoh yang termasuk jenis asing invasif adalah Iguana hijau/green iguana. Hewan ini berasal dari Amerika Tengah, Amerika selatan dan Karibia. Dapat tumbuh mencapai 2 m dengan berat badan sampai dengan 9 kg. Bersifat herbivora, dapat merusak tanaman pertanian dan memakan telur burung. Sehingga dapat mengancam biodiversitas hewan asli Indonesia.

Masih kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan dan dampak Jenis asing invasif, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai jenis asing invasif hingga masuk kurikulum pendidikan. serta Peningkatan kerjasama internasional guna pencegahan penyebaran jenis asing invasif, termasuk pengawasan lintas batas negara dan penetapan daftar jenis asing invasif.


Related Post