Dari Cilegon Indonesia Ekspor Bleaching Earth

Administrator 14 September 2017 68

Cilegon - Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sumber daya alam seperti minyak bumi, gas bumi, emas, batubara, tanah, dan keanegaragaman hayati lainnya. Potensi yang sangat besar tersebut dimanfaatkan oleh pabrik mineral yang berada di Bojonegara, Serang Banten dengan produk utamanya adalah bleaching earth.

Bleaching earth merupakan bahan yang digunakan terutama dalam pemurnian minyak dan lemak nabati. Selain itu, bleaching earth juga dapat digunakan untuk pemurnian minyak kelapa sawit. Bleaching earth diproses dari tanah yang mengandung kalsium bentonit. Proses produksi bleaching earth sendiri relatif sederhana yakni tanah dihancurkan menggunakan mesin.  Setelah itu dilakukan penggilingan dengan suhu tertentu kemudian di saring lagi hingga 200 mess. Dan bleaching earth siap di kemas dan didistribusikan keluar negeri.

Rabu (13/9) Andi Setiawan, petugas Karantina Cilegon melakukan pemeriksaan terhadap media pembawa Bleaching Earth yang akan dikirim ke Myanmar di gudang milik Pabrik Mineral Bojonegara. "Pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik untuk mengetahui ada atau tidaknya infestasi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti serangga pada saat pengangkutan media pembawa ke atas alat angkut dalam hal ini kontainer," terang Andi.

Pada ekspor kali ini Bleaching earth diangkut menggunakan 18 kontainer ukuran 20 feet dengan masing-masing kontainer sebanyak 20.000 kg dengan total 360.000 Kg.

Sebelumnya pada bulan Mei lalu, pabrik ini telah melakukan ekspor bleaching earth dan biasanya pada akhir tahun atau awal tahun akan ekspor kembali ke Negara-negara Asia Tenggara.

"Dalam setahun kami bisa ekspor bleaching earth mencapai 4 kali tergantung permintaan konsumen," terang Riska salah seorang staf perusahaan.

Seperti diketahui bahwa negera tujuan Myanmar mempersyaratkan untuk terbitnya Phitosanitary Certificate (PC) dari negara asal sehingga dilakukan tindakan pemeriksaan fisik terhadap media pembawa bleaching earth ini oleh petugas karantina. (BKP Kelas II Cilegon)


Related Post