Badan Karantina Pertanian
 

Bergandengan Tangan Dukung NTT Sebagai Gudang Ternak

Administrator 12 Juli 2018 432

Jakarta (12/7) – NTT (Nusa Tenggara Timur) merupakan salah satu provinsi yang berpotensi menjadi gudang ternak Indonesia, dibuktikan dengan komoditas unggulan daerah ini berupa hewan ternak. Mendukung hal tersebut perlu adanya kerjasama lintas instansi.

Mengawali hal tersebut Kepala Karantina Kupang drh. Nur Hartanto, MM dan Kasie Hewan drh. Siti Rofi'ah, selasa (10/07) berkoordinasi dengan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ir. Danny Latama. Kesempatan ini digunakan untuk membahas ternak sapi, Instalasi Karantina Hewan (IKH), tol laut dan juga tentang kawasan rabies.

Seperti kita ketahui, tol laut merupakan program prioritas Presiden Jokowi dalam menggerakkan roda perekonomian secara merata dengan memanfaatkan sektor maritim. Adanya tol laut pengangkut hewan ternak diharapkan mampu mendukung swasembada daging di Indonesia.

Program Tol laut menuntut karantina berdiri di garis terdepan dalam mengawasi pengeluaran dan pemasukan hewan ternak di wilayah NTT. Karantina memastikan bahwa hewan yang akan diangkut dari dan masuk NTT bebas HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) serta penyakit yang mungkin membahayakan manusia. Karenanya petugas selalu melakukan pemeriksaan fisik dan sampel darah pada setiap hewan ternak yang masuk maupun ke luar daerah. Tidak berhenti sampai disitu, karantina juga memperketat pengawasan di wilayah pelabuhan.

"Mempertahankan NTT tetap menjadi gudang ternak itu tidak mudah. Butuh koordinasi dan kerjasama ya baik antar instansi terkait. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan semoga lalulintas hewan ternak semakin lancar dan karantina dapat semakin baik dalam melayani" ungkap Nur Hartanto. (aa)


Related Post