Badan Karantina Pertanian
 

Tidak Ada Pungli dalam Layanan Karantina

Administrator 01 Maret 2018 916

Jakarta (27/02) - Menindaklanjuti pemberitaan dibeberapa media online tentang adanya “Seorang wanita yang mengaku dimintai pungli oleh petugas Bandara Juanda saat hendak ke Hong Kong”, bersama ini kami menyatakan hal tersebut tidaklah benar. Sebagai instansi pemerintah kami menyesal akan adanya kejadian yang tidak nyaman ini, dan kami akan memastikan agar hal ini tidak akan terulang kembali.

Perlu kami tegaskan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada maksud pungli oleh petugas. Yang terjadi adalah petugas hanya menerangkan bahwa ada kewajiban administrasi sertifikasi kesehatan produk hewan yang akan dilalulintaskan. Dan hal ini sudah diakui oleh Yuni Sze. “Nggak ada Pak” isi pesan singkat online (Whats App) Yuni Sze saat dikonfirmasi langsung oleh Arief Cahyono, Kasubbag Humas Badan Karantina Pertanian.

Awalnya petugas kami mendapat informasi bahwa hasil Xray mendeteksi dalam stereofoam calon penumpang berisikan daging, ayam dan bakso yang harus dilengkapi sertifikat sanitasi karantina. Petugas karantina mencoba untuk menerangkan tentang prosedur melalulintaskan produk hewan dan tumbuhan dalam Undang-Undang Karantina No. 16 Tahun 1992. Dan memang penerbitan sertifikas sanitasi dikenakan biaya administrasi berdasarkan PP 48 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Pertanian. Jadi petugas kami BUKAN MEMINTA PUNGLI. Kami hanya menjalankan amanah Undang-undang.

Sehubungan dengan sikap petugas kami yang kurang ramah terhadap pengguna jasa, kami telah lakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

Kami berharap masyarakat tetap percaya kepada karantina pertanian dan tetap selalu melaporkan hewan maupun tumbuhan dan prioduk turunannya yang akan dilalulintaskan.

 

Narasumber : Ir. Banun Harpini, MSc - Kepala Badan Karantina Pertanian

 

Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

Moch. Arief Cahyono (08111921639)

Kepala Sub Bagian Humas Badan Karantina Pertanian

Email: humaskarantina@gmail.com