Karantina Pertanian Semarang Kader Duta Karantina dari Empat Universitas Ternama

Administrator 02 Maret 2021 113

Semarang (2/3) – Karantina Pertanian memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mencegah masuk, keluar dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, diperlukan bekerjasama dengan beberapa pihak terkait, termasuk universitas. Salah satu bentuk kerjasama tersebut adalah pembentukan kaum milenial sebagai duta karantina yang memiliki jiwa muda, produktif, inovatif dan berwawasan luas sehingga mudah berinteraksi dengan semua kalangan seperti mahasiswa.

Saat ini, Karantina Pertanian Semarang mengambil langkah tersebut dengan memberikan bimbingan dan pembekalan tentang ilmu perkarantinaan terhadap mahasiswa magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Selama magang, mahasiswa mempelajari materi secara teori dan praktek lapangan terkait perkarantinaan sebagai proses pembentukan duta karantina. Dalam hal ini, mereka dibimbing untuk dapat mengamati dan mencermati pelaksanaan tindakan karantina khususnya di bagian administrasi operasional karantina. Selain itu, terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui prosedur tindakan karantina di wilayah kerja Bandara Achmad Yani, Kantor Pos Besar Semarang, instalasi karantina, tempat pemeriksaan karantina (TPK) dan laboratorium.

Kepala Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang mengungkapkan harapannya kepada duta karantina. “Sebagai duta karantina, diharapkan dapat membagikan pengalaman dan informasi tentang ilmu perkarantinaan di lingkungan kampus dan masyarakat. Jadilah generasi milenial yang produktif, inovatif, kreatif, dan transformatif demi kemajuan negeri tercinta, Indonesia,”pungkas Parlin. (KP Semarang/humaspkd)


Related Post