Kunjungi Sentra Kopi Robusta Merangin, Karantina Pertanian Jambi Dorong Petani Genjot Ekspor

Administrator 15 April 2021 71

Kabupaten Merangin memiliki sumber daya alam yang beragam. Salah satu yang menjadi ciri khas adalah kopi robusta. Menurut Marzuan, Kepala Bidang Perkebunan Kabupaten Merangin, kopi robusta disana memiliki karakter khusus karena ditanam di dataran tinggi.

"Umumnya kopi robusta adalah kopi yang banyak dibudidayakan di dataran rendah, akan tetapi di Merangin, sejak dahulu kopi robusta ditanam di ketinggian 1000 - 1400 diatas permukaan laut, sehingga memiliki cita rasa dan aroma yang khas dibandingkan kopi robusta dari daerah lain di Indonesia," ujarnya.

Mendengar adanya potensi ini, Jumat (9/4) Karantina Pertanian Jambi melakukan kunjungan lapangan dalam rangka mendorong petani kopi robusta merangin untuk dapat mengekspor kopi.

"Kunjungan kami ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin ini untuk berkoordinasi dan berbagi informasi mengenai potensi ekspor komoditas pertanian. Kami mendapatkan data bahwa kopi merangin memiliki potensi yang besar untuk dapat di ekspor," ujar Anita Setyawati, Sub Koordinator Substansi Karantina Tumbuhan Jambi.

"Selain itu dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan dan bertemu petani kopi membuat kami dapat mengetahui hambatan apa yang dihadapi sehingga Karantina Pertanian Jambi dapat membantu untuk mengupayakan solusi nya," ujar Anita lebih lanjut.

Menurut Dody, petani kopi robusta, saat ini kelompok tani disana telah mengupayakan untuk ekspor karena pasar internasional (buyer) sudah ada, dan dukungan yang diterima dari Pemerintah Daerah juga sangat besar dalam hal fasilitasi. "Untuk mengekspor secara langsung dari Provinsi Jambi, kami hanya masih terkendala belum adanya sertifikat Informasi Geografis (IG), karena proses pembuatan IG ini memakan waktu yang lama. Informasi terakhir, IG Kopi Robusta Jangkat, Merangin, sudah memasuki tahap akhir," ujar Dody.

"Apabila IG sudah ada, kami optimis dapat menggebrak pangsa ekspor kopi robusta merangin, karena luas lahan kopi disini mencapai 11.146 hektar, dengan produksi kopi 20 ton biji kopi kering per hari," ujar Marzuan.


Related Post