Gandeng Kemendag, Karantina Samarinda Kembangkan Potensi Ekspor Kalimantan Timur

Administrator 15 April 2021 84

Situasi ekonomi global yang tengah bergejolak turut mempengaruhi  perdagangan internasional. Pandemi memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia.

Mentri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan kekayaaan sumber daya alam di Indonesia, membuka banyak peluang bisnis pertanian yang luas. Pertanian juga perlu sentuhan serta terobosan generasi milineal. Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang luar biasa, potensi tersebut diharapkan Syahrul dapat ditangkap khususnya pemerintah daerah, untuk mendorong pangan lokal sebagi bagian dari budaya yang harus dijaga secara bersama- sama. 

Implementasi tersebut diwujudkan melalui acara "Forum Sosialisasi Mendukung Ekspor Cangkang Kelapa Sawit ke Pasar Global" bersama Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Bapak Marolop Nainggalon. Forum tersebut membahas potensi ekspor yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kaltim adalah pulau yang kaya akan kekayaan alamnya. Kaltim identik dengan si tongkang emas hitam (batu bara). Karantina Pertanian Samarinda bersama Kementrian Perdagangan mencoba mendobrak stigma tersebut, bahwa Kaltim memiliki sektor pertanian seperti emas putih (sarang burung walet), lidi nipah dan cangkang kelapa sawit yang sangat melimpah, kualitas sangat baik, serta memiliki nilai jual yang tinggi.

Kebutuhan pasar internasional akan sarang burung walet, lidi nipah dan cangkang kelapa sawit sangat tinggi namun, belum terpenuhi secara maksimal. Hal ini menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor.

Kemendag bersama Karantina Pertanian dan Instansi Pemerintah terkait bekerjasama untuk menggiatkan ekspor.

"Karantina Pertanian Samarinda siap mendukung dan bersinergi bersama Instansi Pemerintah untuk meningkatkan potensi ekspor di Kalimantan Timur", ujar Cahyono Kepala Karantina Pertanian Samarinda.


Related Post