Pastikan Sehat, Komoditas Baru Asal Bima Tembus Pasar Ekspor

Administrator 30 April 2021 220

Sumbawa (30/4) – Sorgum merupakan tanaman serealia yang potensial dikembangkan sebagai bahan pangan, pakan dan industri. Berdasarkan literasi dari Badan Penelitan dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, keunggulan sorgum antara lain memiliki daya adaptasi luas pada berbagai agroekologi, serta lebih tahan terhadap hama penyakit.

Dilihat dari sisi manfaatnya,  sorgum merupakan tanaman yang multifungsi karena semua bagian tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, pakan ternak dan bioetanol. Biji dapat menyubtitusi beras karena nilai gizinya yang tinggi. Selain itu, tepung sorgum juga dapat menjadi bahan dasar kue, kue kering dan bahan baku industri. Sedangkan, nira batang sorgum merupakan sumber bioetanol, dan ampas batang dan daun dapat digunakan sebagai pakan ternak.

Senin (26/4), Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Bima melakukan pemeriksaan terhadap dua kontainer sorgum yang berupa biji dan batang. Sorgum seberat 18 ton tersebut diekspor ke Korea, dan  sebelumnya diolah terlebih dahulu di Situbondo.

Menurut Farid, Pejabat Karantina Tumbuhan, Karantina Pertanian Sumbawa mengungkapkan bahwa pemeriksaan dimaksudkan untuk memastikan tidak adanya organisme pengganggu tumbuhan karantina yang ikut terbawa melalui komoditas yang akan dilalulintaskan. Selain itu juga memastikan kesesuaian jenis dan volume komoditasnya.

“Terlebih lagi ini merupakan salah satu produk asal Bima yang potensial dapat menembus pasar ekspor, sehingga kami juga lakukan pemeriksaan terhadap kelayakan kontainer dan kesesuain nomor alat angkut untuk memastikan ketelusuran produk,” jelas Farid.

Secara terpisah, Kepala Karantina Pertanian Sumbawa, Ida Bagus Putu Raka Ariana, menyatakan bahwa dalam upaya mewujudkan dan menyukseskan Gratieks di Pulau Sumbawa, pihaknya juga melakukan pendampingan dan memfasilitasi kemudahan ekspor komoditas pertanian potensi ekspor dari daerah agar dapat diekspor ke pasar mancanegara. Harapannya dapat memberikan sumbangsih devisa negara serta perubahan bagi peningkatan perekonomian, khususnya di Pulau Sumbawa. (KP Sumbawa/ humaspkd)


Related Post