Perdana, Garam Kalsium Indonesia Berhasil Tembus Kanada

Administrator 15 Juli 2021 319

Bekasi - Untuk pertama kalinya garam kalsium (Calcium Salt) mampu menembus ekspor ke negara yang terkenal dengan lambang daun mapel, Kanada.

Sebanyak 104 ton garam kalsium dengan nilai ekonomi mencapai Rp 1,3 miliar ini dilakukan  pemeriksaan kesehatan media pembawa oleh Pejabat Karantina Pertanian Tanjung Priok, Dokter Hewan Karantina Dewi Nugraheni dan Paramedik Karantina Hewan Linggar Puthut di gudang pemilik di Bekasi (12/07).

Berdasarkan data IQFAST tercatat dari bulan januari hingga juni 2021 garam kalsium telah diekspor sebanyak 45 kali ke Amerika Serikat dan Spanyol dengan jumlah total 4,7 to senilai lebih dari 48 miliar. Di Negara tujuan, komoditas tersebut sebagian besardigunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan.

Hasrul, Kepala Karantina Pertanian Tanjung Priok mengatakan jika dibandingkan dengan data dari IQFAST Badan Karantina Pertanian tahun 2020 maka frekuensi ekspor garam kalsium telah melebihi pencapaian ekspor sepanjang tahun 2020 yaitu 35 kali dengan jumlah total 4,2 ton. Diharapkan hingga akhir tahun 2021 frekuensi maupun volume ekspor garam kalsium dapat mencapai peningkatan 100 persen.

“Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjung Priok selalu mendukung upaya-upaya peningkatan ekspor dengan memberikan pelayanan pemeriksaan dan sertifikasi yang cepat dan tepat, sehingga memenuhi standar dan persyaratan negara tujuan, kedepan semoga potensi ekspor terus meningkat dan merambah ke beberapa negara lainnya,” ungkap Hasrul

Sekedar informasi SobatQ, garam kalsium merupakan bahan tambahan pada pakan hewan ruminansia yang terdiri dari kalsium dan Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) yang merupakan produk sampinganpenyulingan minyak sawit mentah.

Penambahan garam kalsium pada pakan ternak ruminansia bertujuan untuk mengurangi efek negatif pencernaan serat dan meningkatkan efisiensi pakan sehingga pada sapi perah akan meningkatkan produksi susu. Selain peningkatan produksi susu, penambahan garam kalsium pada pakan diketahui dapat meningkatkan progesteron dan kualitas sel telur sehingga tingkat kesuburan ternak ruminansia juga meningkat.


Related Post