Barantan Musnahkan 150 Ribu Arsip Tak Bernilai Guna

Administrator 07 November 2019 118

Tanggerang - Badan Karantina Pertanian (Barantan) musnahkan 150.187 berkas arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna lagi. Berkas arsip yang dimusnahkan terdiri dari 4.641 berkas milik kantor pusat Barantan dan 145.546 berkas milik UPT Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

"Arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang telah sesuai jadwal retensi arsip, dan kali ini arsip yang dimusnahkan adalah arsip dalam rentang waktu 2009 - 2013," ujar Agus Purwantono, Kabag Umum Karantina Pertanian Soekarno Hatta saat melakukan pemusnahan kemarin (5/11).

arsip Barantan dan UPT Karantina Pertanian Soetta periode 2009 - 2013 yang siap dimusnahkan

Agus juga menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan untuk mengurangi jumlah arsip sehingga tercipta efisiensi dan efektifitas dalam penyelenggaraan kearsipan. Selain itu juga untuk menjaga keamanan informasi yang terkandung dalam arsip dari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sesuai dengan UU no. 43/2009 tentang Kearsipan dan Perka Anri no. 37/2016 tentang Pedoman Penyusutan Arsip.

Menurut Kasubbag Tata Usaha dan Rumah Tangga Barantan, Heru Herlambang, kegiatan pemusnahan arsip ini telah menjadi agenda rutin. Kedepan akan lebih diintensifkan, minimal dapat dilakukan 2 kali dalam setahun. "Kami berharap pemusnahan arsip seperti ini terus dilanjutkan kedepannya dan dapat diikuti oleh UPT Karantina Pertanian lainnya ," kata Heru.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator di halaman Instalasi Karantina Hewan (IKH) Soekarno Hatta.

Turut dihadiri oleh perwakilan arsiparis ANRI, Kasubbag Kearsipan Setjen Kementan dan para pejabat struktural lingkup Karantina Pertanian Soekarno Hatta, arsiparis Barantan dan Setjen serta pengelola arsip Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

Kasubbag Kearsipan Setjen Kementan, Luh Putu Yuni, juga memberikan apresiasi kepada Karantina Pertanian yang secara konsisten telah menyelenggarakan pemusnahan arsip ini semenjak tahun 2018 (DW/humas)


Related Post