Gratieks Membuat Petani Vanili Organik Lombok Tersenyum

Administrator 05 Desember 2022 335

#RilisKarantina
Mataram, 4 Desember 2022
Nomor : 0412/R-Barantan/12.2022

 

Mataram – Potensi ekspor vanili organik terus meningkat signifikan berkat program Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, yaitu Gratieks (Gerakan Peningkatan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian).

Hal tersebut disampaikan Muhir, eksportir vanili organik asal Lombok, pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) vanili organik Lombok yang dilaksanakan Karantina Pertanian Mataram.

“Saya sudah memulai ekspor vanili sejak 2010, untuk memenuhi permintaan pasar Amerika saya hanya memiliki satu kelompok tani yang menjadi pemasok bahan baku. Namun sejak tahun 2020 saya mengenal Karantina Pertanian Mataram dengan program Gratieksnya, saat ini sudah ada 6 kelompok tani yang bisa bergabung menjadi pemasok bahan baku ekspor vanili," ujar Muhir, eksportir vanili organik asal Lombok saat mengikuti acara bimtek vanili organik di kantor Balai Karantina Pertanian Mataram (4/12).

Menurut Muhir sejak ia mengikuti program Gratieks Kementerian Pertanian, ia mendapatkan kemudahan dan percepatan proses sertifikasi ekspor.

Muhir juga menceritakan bahwa dahulu ia harus melakukan sertifikasi ekspor di Denpasar. Barang sudah dipacking dari Mataram sampai Denpasar harus dibongkar lagi untuk diperiksa. Namun saat ini, kata Muhir, sudah tidak lagi, karena ia bisa lakukan pemeriksaan dan sertifikasi ekspor di Karantina Pertanian Mataram jadi sampai Denpasar bisa langsung terbang ke Amerika.

Melalui program Gratieks yang dilaksanakan Karantina Pertanian Mataram, ia dan kelompok tani vanili mendapatkan fasilitasi sosialisasi, bimbingan teknis sampai dengan pendampingan bertemu dengan para stakeholder terkait yang dapat membantu untuk memenuhi kekurangan-kekurangan dalam memenuhi persyaratan ekspor.

Kerjasama dan Kolaborasi menjadi Kunci Keberhasilan Gratieks

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Bambang, MM saat memberikan sambutan pada bimtek ekspor vanili organik memberikan apresiasi kepada Muhir, satu-satunya eksportir vanili asal Lombok yang memiliki serifikat organik standar USDA yang disertifikasi oleh Control Union - Amerika karena mau mengajak dan membagi peluang ekspor vanili ke Amerika kepada para petani vanili Lombok lainnya.

"Hari ini saya merasa bangga berada ditengah-tengah orang hebat. Petani nya hebat, pelaku usahanya hebat, pemerintah daerahnya hebat dan teman-teman Karantina Pertanian Mataram yang juga hebat sehingga bisa terjadi kolaborasi yang baik untuk memacu peningkatan ekspor komoditas unggulan Mataram ini," ujar Bambang saat memberikan sambutan.

Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang telah menetapkan Barantan sebagai Penanggung jawab Gratieks, bahwa untuk mewujudkan target-target peningkatan tiga kali lipat ekspor komoditas pertanian tentu Barantan tidak bisa sendirian dalam mewujudkannya. Dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi yang baik dari semua lini pemangku kepentingan untuk saling mendukung dan berkontribusi dalam upaya peningkatan ekspor komoditas pertanian.

"Ditahun 2022 ekspor vanili ke Amerika hanya mencapai 3 ton, padahal potensi permintaan pasar ekspor Amerika yang belum terpenuhi mencapai 9 ton. Ini sebuah peluang besar yang harus ditangkap bersama agar bisa segera terpenuhi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani vanili di Mataram," pungkas Bambang.