Welcome to Quarantine Q&A, where you can ask questions and receive answers from experts or moderator.
0 votes

Mengenalkan tehnologi pada beberapa petani pastinya bukanlah hanya satu tantangan yang dihadapi oleh startup pertanian. CMO sekalian Co-founder TaniFund, William Setiawan, mengungkap halangan yang dihadapi pihaknya sepanjang th. 2017 masihlah terkait dengan edukasi penambahan kwalitas product pada petani lokal.

William memaparkan edukasi yang dilaksanakan pihaknya memiliki tujuan untuk tingkatkan kwalitas petani supaya dapat lakukan penanaman sampai pemanenan sesuai sama standard yang lebih profesional, termasuk juga lakukan penyortiran product yang tambah baik. “Karena juga akan beresiko pada keyakinan beberapa pemakai kami, baik TaniFund maupun TaniHub, ” kata William.

Menurut dia, beberapa petani memerlukan edukasi penambahan kwalitas product karna beberapa besar dari mereka cuma belajar bertani dengan turun arti nama temurun atau autodidak. Sedang untuk mencapai pasar yang lebih luas, petani mesti dapat hasilkan product yang lebih berkwalitas.

Petani yang berkwalitas mulai kami fasilitasi supaya bisa mencapai pasar export. Tentunya searah dengan misi pemerintah supaya product lokal dapat di kenal orang-orang luar. Kami pingin petani Indonesia dapat mempunyai kwalitas product yang baik juga, ” katanya.

Mengenai tidak cuman problem penambahan kwalitas, William menilainya gosip perihal tehnologi yang bisa tingkatkan produktivitas beberapa petani akan jadi tantangan yang dihadapinya pada th. 2018. Menurut dia, tehnologi bagian pertanian di Indonesia sekarang ini masihlah kurang berkembang serta infrastruktur di daerah pedesaan juga masihlah begitu kurang.

asked in Animal Quarantine by (320 points)

Please log in or register to answer this question.

...