Welcome to Quarantine Q&A, where you can ask questions and receive answers from experts or moderator.
0 votes

Bangkalan Dalam " katalog " pertanian Indonesia, dapat saja menanam singkong bukanlah prioritas paling utama petani. Satu diantara pemicunya, nilai keekonomian singkong kalah di banding komoditas pertanian beda, seperti padi, jagung, kacang tanah, serta cabai. Singkong cuma ditanam di area yang dikira tidaklah terlalu produktif.

Namun, petani di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Punya langkah " memuliakan " singkong maka harga nya lebih ekonomis bahkan juga tidak malu buat jadikan oleh-oleh. Mereka olah singkong jadi kerupuk.

Inspirasi kreatif itu dapat saja tampil karna keadaan alam di Desa Jaddih. Lahan disana, baik sawah serta tegalan, adalah tadah hujan. Keadaan itu buat petani Jaddih cuma bertani sekali dalam satu tahun, ialah waktu musim hujan. Saat kemarau, kesibukan pertanian berhenti keseluruhan.

Karna cuma bercocok tanam sekali dalam satu tahun, komoditas paling utama pertanian di Jaddih tidak bermacam, cuma padi serta kacang tanah. Padi ditanam di sawah, kacang ditanam di area tegalan. Spesial nama bayi perempuan di area tegalan, petani mengaplikasikan system bercocok tanam " tumpang sari ". Maksdunya, dalam satu area ada dua type yang ditanam, yakni kacang serta singkong. Singkong ditanam di pinggir pematang.

System tumpang sari rupanya jadi penyelamat. Saat kemarau, dapur terus ngebul. Terkecuali menjaga ternak, petani isi waktu dengan jadi perajin kerupuk singkong. Akhirnya cukup buat menyambung hidup serta membiayai anak di pesantren, " kata Mardiyah, warga Jaddih yang tekuni olahan kerupuk singkong.

Saat saya dapati, Mardiyah lagi tengah menjemur kerupuk di teras langgar. Dia memanfaatkan caping buat menyingkirkan sinar matahari. Ada dua type kerupuk yang ia jemur, satu polosan serta satu kembali di beri pewarna makanan. Ia berikan gabungan warna merah, kuning, serta hijau supaya penampilan lebih menarik konsumen.

Mardiyah menerangkan, kerupuk singkongnya laku manis serta dia tidak butuh menjualnya ke pengepul di pasar. Pembeli datang segera ke tempat tinggalnya. Biasanya buat jadikan makanan ringan atau oleh-oleh.

asked in Plant Quarantine by (320 points)

Please log in or register to answer this question.

...