Welcome to Quarantine Q&A, where you can ask questions and receive answers from experts or moderator.
0 votes

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan biar paradigma pengembangan bidang pertanian di ubah dari budidaya jadi agrobisnis. Menurutnya, dengan membuat bidang pertanian jadi suatu usaha, jadi bakal buat petani lebih sejahtera.

Jokowi mengungkap, pertanian bakal memberi keuntungan yang besar tidak dari sistem budidayanya, namun dari pemasaran ‎hasil pertaniannya. Hal itu yang sampai kini belum juga diperkembang dengan baik.

" Serta bila kita simak demikian th. ke belakang, kita senantiasa bergelut pada onfarm-nya, senantiasa bergelut pada bidang budidayanya. Kita lupa kalau petani bakal memperoleh keuntungan yang besar itu sebenarnya dari sistem bisnisnya, dari sistem agrobisnisnya. Bukanlah dikarenakan di onfarm-nya, bukanlah dikarenakan di bidang budidayanya, " tutur dia di Kantor Presiden, Jakarta.

Dia mengungkap, hasil pertanian bakal memberi nilai lebih yang tinggi apabila sistem dari hulu sampai hilirnya dilaksanakan berdasar pada pehitungan usaha, bukan sekedar sekadar membudidayakan tanaman yang ada disekelilingnya.

‎ " Berikut paradigma yang perlu kita ganti. Janganlah hingga kita terlampau bergelut pada bidang budidaya yang terkait dengan benih, yang berkaian dengan pupuk, yang terkait dengan insektisida. Itu benar, itu mutlak, namun bila nama nama bayi perempuan dalam alquran kita menginginkan memberi keuntungan yang besar sekali, paradigma kita mesti tahu kalau kita mesti masuk ke bidang sistem bisnisnya, ke bidang agrobisnisnya, " kata dia.

Dengan paradigma agrobisnis, petani itu mesti mempunyai sendiri industri benih, mempunyai aplikasi-aplikasi produksi yang moderen serta mempunyai penggilingan penggilingan moderen. Ini harga nya juga murah bila di-backup oleh perbankan, asal hitung-hitungannya visible asal bank masuk kesana serta dihitung bankable yakni yang kita mencari, " lanjut dia.

Step setelah itu, petani harus juga mempunyai sistem pengemasan tempatnya ada dekat dengan tempat pertaniannya dan mempunyai tehnologi yang moderen. Satu tempat yang moderen, packaging yang moderen. Petani harusnya harus juga mempunyai industri pemrosesan pascapanen bila beras umpamanya ke tepung. Proses-proses agribisnis seperti berikut yang sebenarnya bakal memberi nilai lebih yang besar sekali, " ungkap dia.

Tetapi Jokowi menyatakan, paradima agrobisnis atau mungkin dengan mengkorporasikan beberapa petani ini bukanlah bermakna buat petani ada dibawah kekuasaan beberapa yang memiliki modal, namun dengan membuat grup besar petani yang mandiri. Buat grup besar petani mereka mesti berfikir dengan manajemen moderen, berfikir dengan aplikasi-aplikasi moderen.

Berfikir dengan beberapa cara pemrosesan industri yang moderen serta sekalian memasarkannya pada industri ritel, memasarkannya customer dengan beberapa cara on-line store, toko on-line. Memasarkannya ke ritel dengan suatu manajemen yang baik. Saya sangka sistem berikut yang bakal untungkan petani, " tandas dia.

asked in Animal Quarantine by (320 points)

Please log in or register to answer this question.

...